Ketika membayangkan pantai dan laut biasanya pemandangan yang terlintas di benak kita adalah barisan nyiur melambai di atas hamparan pantai pasir putih yang bersih, berbatasan dengan laut yang berwarna biru kehijauan. Tak ketinggalan bayangan tentang beraneka ikan hias dan terumbu karang yang berwarna-warni di bawah laut, seperti mengundang kita untuk berenang ke bawah laut. Wah indahnyaaa…
Tapi anehnya, saat kita tiba di pantai yang dituju, kok yang ditemui justru pantai dengan sampah yang berserakan di mana-mana. Begitu juga saat berenang, snorkeling atau menyelam di laut, kok yang kita temui malah kantong plastik dan berbagai kemasan makanan yang mengapung, serta botol, kaleng minuman bahkan sandal karet yang tergeletak di pasir atau di antara karang. Uuhh…gak seru banget deh!
Mau tahu kenapa bisa banyak sampah di pantai dan laut?
Ternyata masih banyak diantara kita yang menganggap bahwa buang sampah di laut gak akan kelihatan karena akan tenggelam ke dasar laut. Atau mungkin juga karena menganggap bahwa laut yang luas serta pesisir pantai yang panjang merupakan sebuah tempat sampah besar.
Sebenarnya, bagaimana sih…kok bisa-bisanya sampah muncul dan merusak keindahan pantai & laut?
- Hampir 80% sampah di laut berasal dari daratan.
- Setiap kotoran dan sampah yang dibuang ke kali/sungai, akan berakhir di laut.
- Ada hotel dan restoran di pesisir pantai yang kadang membuang sampahnya ke laut di dekatnya
- Kapal laut, termasuk kapal feri, seringkali membuang begitu saja sampahnya ke laut. Dan sampah tersebut tidak sedikit loh!
- Turis yang sedang menyewa kapal untuk snorkeling atau menyelam, kadangkala membuang botol minum, bungkus makanan atau permen ke laut
- Pengunjung pantai seringkali meninggalkan sampahnya di sembarang tempat.
- Jaring dan tali pancing nelayan yang tersangkut karang atau lepas di laut, juga akan menjadi sampah yang akan membahayakan satwa laut.
Pernah gak membayangkan, apa yang terjadi jika kita terus membuang sampah ke pantai dan laut? Coba baca dampak sampah di sini. (link ke ’dampak sampah thdp khidupan laut’).
Dampak sampah terhadap kehidupan di laut:
- Hampir 90% sampah yang dibuang ke laut adalah sampah plastik. Diperkirakan setiap 2,6 km persegi terdapat 46 ribu sampah plastik mengapung di lautan (UNEP, 2006)
- Sampah seperti jaring atau tali pancing menganggu pergerakan satwa laut yang terjerat di dalamnya
- Banyak penyu, burung, ikan dan paus yang mati akibat salah mengira plastik sebagai makanan mereka.
- Sampah plastik membutuhkan ratusan tahun untuk hancur secara alami. Ini menyebabkan sampah laut akan terus membahayakan kehidupan satwa laut.
- Tumpukan sampah di laut tidak hanya mengancam kehidupan satwa laut, tapi juga terumbu karang.
Ah tapi kan itu semua dampak itu gak ada hubungannya sama kita. Eh Siapa bilang! Coba deh baca info di bawah ini!
Dampak sampah di laut & pantai bagi kita:
- Banyaknya sampah yang bertebaran membuat pemandangan di pantai dan laut jadi gak indah lagi.
- Snorkeler dan penyelam tidak lagi bisa menikmati pemandangan bawah laut, karena banyak menemui sampah yang mengapung serta terumbu karang yang tertutup oleh sampah.
- Mau duduk di pantai juga jadi gak asik, karena ada sampah di mana-mana. Belum lagi lalatnya yang beterbangan di dekat sampah pantai.
- Sampah seperti pecahan kaca dan potongan besi bisa membahayakan kita, terutama anak-anak, saat bermain di pantai.
- Laut dan pantai yang sudah tercemar, mengandung berbagai bakteri, virus dan parasit, yang bisa berdampak pada diare,infeksi hidung, kuping dan mata, sakit kulit, dsb.
- Sampah juga dapat membahayakan para pengguna kapal.Kumpulan sampah yang tersangkut pada baling-baling kapal tidak hanya akan menghambat perjalanan tapi juga merusak kapal.
- Matinya terumbu karang dan ikan laut akibat sampah akan mengurangi persediaan ikan konsumsi.
- Sampah plastik di laut merupakan tempat berkumpulnya berbagai zat kimia dan toksik. Ketika satwa laut, seperti ikan, memakan plastik tersebut, maka toksik ikut berpindah ke tubuh ikan. Dampaknya buat kita, adalah ketika kita memakan daging ikan yang sudah mengandung toksik tersebut.
- Semakin kotor pantai dan laut, semakin sedikit orang yang mau berkunjung. Semakin berkurang turis yang datang, maka pendapatan masyarakat dan pemda dari sektor pariwisata akan berkurang.
Ternyata, kita yang membuang sampah, kita juga yang harus merasakan dampak-dampaknya. Ingin tahu apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi dampak akibat sampah di laut? Silakan baca tips ini.

Pakai gelang kampanye "Let's do the right things", untuk tunjukkan pada dunia bahwa kamu mendukung gerakan menyelamatkan terumbu karang dan satwa laut dari bahaya sampah.
Pasang ikon dibawah ini di blog kamu, agar semakin banyak teman-teman kamu yang mampir ke website dan tertarik untuk ikut mendukung kampanye ini.
Mari bergabung! Daftarkan alamat imel kamu, untuk dapatkan info kegiatan dan kompetisi yang diselenggarakan untuk mempromosikan kampanye ini

Sampah di pantai dan laut: apa hubungannya sama kita?









15 respon
1 oman hakiem // Aug 3, 2008 at 4:01 am
Belum lama ini saya keliling2 di teluk jakarta ternyata gak indah tuh, malah banyak banget sampah… please jangan kotorin laut terutama teluk jakarta… ayo kita jaga n kita bersihin bareng… jangan buat sampah ke sungai apalagi ke laut…oh iya terutama sampah plastik, kayu n semua sampah yang gak bisa di urai…. JANGAN KOTORIN DONK
2 RAMA YEYEN // Aug 5, 2008 at 2:27 pm
wuih… Bner bgt tuh…
pemerintah jg kurang peduli ama lingkungan sekitar terutama laut…
mereka cm inget gmn caranya memperkaya diri aj…
huduuuh…
jd suebel sendiri aku…
ckckck….
kapaaaan ya bisa liat pantai di pulau jawa udaranya bisa sueger…
jg pemandangannya gak ketutup ama sampah…
fiuh…
so guys…
let’s do the right thing!!!!!!!^0^
3 jens // Aug 27, 2008 at 7:08 am
Kurang lebih 100,000 mamalia laut dan penyu terbunuh oleh sampah plastik di laut setiap tahunnya, diseluruh dunia.
hmmm lama-lama manusia jadi korbannya juga.
4 shanty // Sep 17, 2008 at 8:43 pm
wuih keren nih info-info di sinih…
5 Wiryo Hadi // Sep 25, 2008 at 1:28 pm
wuih ternyata dampaknya ndak jauh2 ya, tubuh kita sendiri lho. so….
6 Oman Hakim // Oct 8, 2008 at 4:06 am
mycleanreef ….. Minta Informasi tentang pengertian Sampah Laut dan Karakteristik Sampah Laut Donk ? Please
7 admin // Oct 9, 2008 at 12:13 pm
rama: gak cuma pemerintah kok yang gak peduli, kita yg suka ke laut juga seringkali buang sampah sembarangan ke laut kan?
shanty: thanks. klo punya info lain yg bisa ditambahin, silakan loh.
oman: kalo baca pjelasan di atas, sampah di laut gak beda jauh dengan sampah di darat. karena kan asalnya sama, dari darat juga. paling yg sedikit beda adalah sampah spt tali pancing, jaring ikan, tali kapal, etc.
8 Aatot // Oct 20, 2008 at 1:22 am
kami dukung dgn adanya website ini…
btw tlg ekspose donk masalah sampah di TN Bunaken…???
penurut kami dah sgt menguatirkan.. sampah berasal dari wil sekitar khsusnya dr kota manado..
maksih b4..
9 admin // Nov 10, 2008 at 2:55 pm
Aatot: boleh dikirim ke kami cerita ttg masalah sampah di TN Bunaken? supaya bs ditulis ulang untuk web ini. thx.
10 vj kael // Nov 20, 2008 at 5:46 pm
sepertinya, sampah plastik dsb, di pantai kita emang udah parah,,,
di kupang yang lagi gencar – gencarnya ngadain program green and clean aja ,,tetap kecolongan, sampah dimana mana, apalagi di pantainya,,, udah makin parah,,,,
ditambah lagi daerah hijau dekat pantai udah dijadiin restoran , pohon kelapa ditebang, dan pengolahan sampah ngga bener,,,
hiks,….
11 radiek // Dec 16, 2008 at 2:19 am
Saya sedih melihat kurangnya kesadaran penduduk pesisir pantai untuk tidak membuang sampah ke laut. Beberapa tempat di bali, penduduknya dengan seenaknya membuang sampah ke laut…Save Our Ocean….
12 MiChan // Jan 31, 2009 at 6:32 am
ayo utk smua! sadar dan berubah mulai sekarang demi kelangsungan laut di Indonesia!
btw, infonya bagus banget…
13 DJULKIFLI DJ // Apr 6, 2009 at 4:37 am
perjalanan saya ke pulauan banyak kabupaten aceh singkil sunggu perjalanan yang sanagat menydihkan, dikarenakan sewaktu kita memasuki dermaga akan terlihat sampah di pinggiran pantai, hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat dan tidak tanggapnya aparat pemerintah setempat terhadap lingkungan..
14 Rara // May 11, 2009 at 11:35 pm
Kasihan ikan-ikan, mereka gak salah apa-apa tapi lingkungannya dikotorin… padahal mereka malah menghibur kita dan menarik para turis….
15 admin // Feb 25, 2010 at 2:03 am
biarkan ikan hidup dengan karang, bukan dengan sampah…
ayo kita mulai dari diri sendiri!! nggak usah nunggu orang lain. Ayo bergeraaaak!!
Komentar kamu...